Pemilihan Bahan dan Takaran Tentukan Kualitas Lilin

LILILN – Para peserta tengah asyik mengikuti pelatihan membuat lilin yang diadakan komunitas Tangan Terampil, yang dilaksanakan di Omah Herborist, Kawasan Industri Candi Semarang, Sabtu (10/3).

 

Ada yang mengatakan, membuat lilin aromaterapi tak beda jauh dengan memasak agar-agar. Tinggal memanaskan bahan baku, menuangnya di cetakan, lalu menunggu sampai lilin dingin dan mengeras. Sekilas tampak mudah bukan?

Hal yang sama dilontarkan para peserta pelatihan membuat lilin aromaterapi, yang diselenggarakan Komunitas Tangan Terampil di Omah Herborist, Kawasan Industri Candi,
Sabtu (10/3). Menurut pengamatan mereka, membuat lilin relatif sangat mudah.

Meski mudah, namun membuat lilin aromaterapi membutuhkan kejelian dalam memilih bahan baku dan menakar penggunaan bahan.

Arini Khoiriah, instruktur pelatihan tersebut sekaligus pemilik usaha Natureline/Mitra Setia Candle mengatakan, membuat lilin aromaterapi tidak bisa asal mencampurkan bahan. Perbandingan takaran bahan pun harus tepat untuk menghasilkan lilin yang berkualitas.

“Misalnya pewangi. Kalau kita terlalu banyak memberi pewangi, akan membuat aroma lilin nantinya terlalu menyengat. Tapi kalau takaran kurang, aroma akan kurang berbau. Jadi harus tepat dalam menakar dan mengenali karakter aroma.”

Selain takaran, bahan juga sangat berpengaruh. Sedikit saja ada campuran air dalam proses pembuatan lilin, dapat menyebabkan lilin tidak bisa menyala.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mencoba membuat lilin dalam gelas dan lilin berbentuk bunga. Selama pelatihan berlangsung, para peserta tampak antusias berdiskusi dengan Arini Khoiriah seputar trik dan tips pembuatan lilin, juga teknik mendaur ulang lilin.

Penyelenggaraan pelatihan ini disambut baik oleh Maria Astri Ratnaning Tyas, yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut. “Ilmu yg didapatkan dari pelatihan ini berguna banget. Kalau ada pelatihan keterampilan lainnya, saya mau ikut lagi,” ujarnya. [lau]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *