Tangan Terampil Ajak Wanita Ubah Nasib Lewat Keterampilan

Founder Komunitas Tangan Terampil, Naneth A Ekopriyono berbagi pengalaman dengan para mahasiswa yang mengikuti Youth Speak Forum 2017 – AIESEC Universitas Diponegoro, Semarang

Komunitas Tangan Terampil berkesempatan berbagi pengalaman dengan para mahasiswa yang mengikuti Youth Speak Forum 2017 – AIESEC Universitas Diponegoro, Semarang, Minggu, 23 April lalu.

Dalam acara ini, Komunitas Tangan Terampil memaparkan usaha yang telah dilakukan dalam memberdayakan masyarakat, mengurangi sampah, menekan perubahan iklim dan juga mengentaskan kemiskinan.

“Produk Tangan Terampil sebagian besar adalah hasil olahan limbah kain perca yang kami kreasikan sedemikian rupa sehingga menjadi produk yang bernilai tinggi. Untuk mengerjakan kreasi tersebut, kami memberdayakan para ibu rumah tangga dan para napi wanita di Lapas Wanita Kota Semarang,” papar Founder Komunitas Tangan Terampil, Naneth A Ekopriyono.

Dengan kegiatan yang dilakukan, Tangan Terampil telah berkontribusi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan. Diharapkan melalui kerja yang dilakukan komunitas ini dapat meningkatkan keterampilan para ibu rumah tangga dan para wanita rentan sosial untuk mengubah nasibnya dan membebaskan diri dari kemiskinan.

“Para wanita harus selalu kami motivasi untuk ikut mendorong perekonomian keluarga. Sekarang sudah bukan lagi zamannya laki-laki bekerja dan wanita hanya mengurus anak. Wanita punya banyak potensi untuk mengembangkan dirinya dan meningkatkan pendapatan keluarga,” imbuhnya. [LAU]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *